Warga Klego Meninggal Dunia Saat Mencari Ikan (Gogoh) di Sungai Kedung Banteng Boyolali
Seorang warga Dukuh Gandu, Desa Karanggatak, Kecamatan Klego,
Kabupaten Boyolali meninggal dunia saat mencari ikan dengan metode gogoh
di aliran Sungai Kedung Banteng, Senin (25/5/2026). Peristiwa tersebut
terjadi sekitar pukul 12.15 WIB di wilayah Dukuh Gandu RT 14 RW 06, Desa
Karanggatak, Kecamatan Klego.
Korban diketahui bernama Juwanto
(66), warga Dukuh Gandu, Desa Karanggatak, Kecamatan Klego. Berdasarkan
keterangan saksi, sebelumnya korban bersama rekannya berangkat menuju
Sungai Kedung Banteng sekitar pukul 11.00 WIB untuk mencari ikan
menggunakan cara gogoh, yakni teknik menangkap ikan secara tradisional
dengan tangan kosong pada aliran sungai dangkal.
Saat berada di
lokasi, korban dan rekannya mencari ikan secara terpisah dengan jarak
kurang lebih 15 meter. Namun, beberapa saat kemudian korban tidak
terlihat muncul. Rekan korban yang mendekati lokasi terakhir mendapati
korban dalam keadaan tenggelam di dekat bebatuan sungai dan hanya
terlihat bagian rambut kepala, meskipun kedalaman air diperkirakan
sekitar 60 sentimeter.
Korban kemudian dievakuasi ke tepi sungai
dengan bantuan warga sekitar dan segera dibawa ke Puskesmas Klego I
untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar
oleh petugas medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Polsek
Klego yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara
(TKP), melakukan pendataan terhadap korban dan para saksi, meminta
keterangan saksi, serta melaksanakan langkah-langkah kepolisian awal
guna memastikan kronologi kejadian.
Dari hasil analisa awal,
dugaan sementara penyebab meninggal dunia diduga berkaitan dengan
kondisi kesehatan korban, seperti serangan jantung atau faktor medis
lainnya. Meski demikian, untuk memastikan penyebab pasti kematian secara
medis diperlukan pemeriksaan lebih lanjut melalui autopsi terhadap
jenazah korban.

Posting Komentar untuk " Warga Klego Meninggal Dunia Saat Mencari Ikan (Gogoh) di Sungai Kedung Banteng Boyolali"